SIMPOSIUM PERTAMA PERIKANAN HIAS LAUT INDONESIA 2008-Batas Pendaftaran -25 Oktober 2008
Indonesia dan perdagangan ikan hias laut dunia; pengelolaan dan pemanfaatan; dan informasi ilmiah
Yayasan LINI dan MAC Indonesia dengan dukungan dari Departemen Kelautan dan Perikanan mengajak para pemerhati lingkungan, penggemar/pemilik akuarium laut dan tawar, pelaku perdagangan untuk bersama-sama membangun perikanan hias Indonesia yang lestari, dengan pemanfaatan yang bertanggung jawab dan berkeadilan.
LATAR BELAKANG
Pemanfaatan sumberdaya ikan hias (ikan hias, karang hias, dan biota lainnya) di Indonesia semakin tahun semakin meningkat. Hal ini disebabkan hobi untuk mempunyai akuarium terus tumbuh baik di Indonesia maupun di luar negeri. Contohnya di negara Amerika Serikat, hobi memelihara ikan hias merupakan hobi populer kedua setelah fotografi.
Dalam dua dekade terakhir, Indonesia merupakan negara pengekspor penting untuk perdagangan biota akuarium laut di dunia, baik karena variasi jenis maupun volumenya yang tinggi. Menurut InfoFish 2008, nilai ekspor perikanan hias Indonesia pada tahun 2006 mencapai US$ 8.9 juta (V.K.Dey in Kurup Eds, 2008). Nilai ekspor ini berada dibawah nilai ekspor yang diterima oleh negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia dan Thailand, yang mempunyai wilayah perairan sangat lebih kecil dan sumberdaya alam yang lebih terbatas. Tujuan ekspor Indonesia antara lain Amerika, negara-negara di Eropa, dan negara di Asia seperti Singapura, Jepang dan China.
Wilayah pemanfaatan perikanan hias laut tersebar mulai dari Pulau Sabang di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam sampai dengan Pulau Biak Numfor di Propinsi Papua. Kegiatan pemanfaatan perikanan hias yang tidak diatur dan diawasi, merupakan salah satu penyebab kerusakan pada terumbu karang di Indonesia, antara lain karena pemakaian bahan kimia dan cara-cara pengambilan yang merusak. Pemanfaatan yang tidak diatur dapat pula mengakibatkan menurunnya populasi jenis-jenis tertentu, karena tangkap lebih dan penanganan paska penangkapan yang tidak mengikuti cara-cara yang baik.
Di sisi lain, kegiatan pemanfaatan perikanan hias ini merupakan sumber mata pencaharian yang bernilai tinggi bagi masyarakat pesisir, yang umumnya tidak banyak mempunyai pilihan lain. Upaya pencegahan semakin meluasnya kerusakan pada ekosistem laut yang diakibatkan oleh pemanfaatan perikanan hias ini harus segera dilaksanakan. Yaitu melalui kegiatan pengelolaan ekosistem, penelitian, budidaya dan mempromosikan perdagangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Untuk mengetahui sampai sejauh mana upaya-upaya pengelolaan yang telah dilakukan di Indonesia, maka simposium sehari direncanakan akan dilaksanakan di Jakarta. Sampai sekarang hanya beberapa jenis saja dari perikanan hias yang diatur perdagangan internasionalnya oleh CITES. Akan tetapi, beberapa negara tertentu mempunyai persyaratan sendiri-sendiri untuk import perikanan hias, dimana harus diikuti oleh negara pengekspor termasuk Indonesia.
MAKSUD DAN TUJUAN SIMPOSIUM
Maksud dari simposium adalah untuk memberikan masukan dalam kegiatan pengelolaan pemanfaatan perikanan hias di Indonesia dengan mengetahui upaya-upaya penelitian, pengelolaan dan budidaya yang sudah dilakukan di Indonesia serta memberikan informasi tentang regulasi yang menyangkut tentang persyaratan import perikanan hias khususnya di negara Uni Eropa (EU).
Sedangkan tujuannya adalah:
1.Mengidentifikasi kegiatan pengelolaan perikanan hias yang sudah dilakukan,
2.Meningkatkan rasa kecintaan terhadap kondisi perikanan hias dan ekosistemnya,
3.Mendapatkan masukan dari hasil penelitian yang berhubungan dengan pengelolaan dan budidaya,
4.Mengetahui kebijakan Pemerintah untuk pengelolaan, perdagangan dan pelestarian perikanan hias di Indonesia,
5.Informasi regulasi perdagangan perikanan hias di negara pengimpor (EU).
SASARAN PESERTA
Peserta simposium ini diharapkan berasal dari:
1.Mahasiswa dan Pelajar
2.Pemerhati, Penyayang dan Hobbyist
3.Peneliti,
4.Instansi Pemerintah,
5.Pengusaha bidang perikanan hias laut,
6.Pengajar Universitas/Perguruan Tinggi
TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN ADALAH:
Simposium sehari ini akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 4 November 2008, di Hotel Aston-Senen, Jakarta.
PENYELENGGARA
Simposium ini diselenggarakan oleh Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) dan MAC Indonesia
Tema makalah untuk simposium:
- Pengelolaan Perikanan hias laut dan Ekosistem
- Penelitian
- Budidaya
Simposium akan dibagi menjadi 3 bagian:
1. Sesi presentasi, yang mencakup pemaparan materi dengan tema prospek global perdagangan perikanan hias, budidaya, peraturan, pengelolaan, dan perdagangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. dan tanya jawab,
2. Sesi diskusi paralel kelompok dengan beberapa topik diskusi yaitu, prosedur perdagangan perikanan hias; pemahaman kebijakan, persyaratan dan regulasi Uni Eropa untuk perikanan hias; peluang dan kendala dalam melakukan tranplantasi karang,
3. Sesi poster yang terdiri dari presentasi dalam bentuk poster yang merupakan hasil-hasil studi yang berkaitan dengan tema pengelolaan, penelitian, budidaya, promosi perdagangan yang berwawasan berkeadilan dan lestari, serta kegiatan-kegiatan upaya konservasi. Dimana pihak penyelenggara akan menyiapkan panel untuk memasang poster.
* Salah satu keynote/nara sumber international yang akan hadir memberikan makalah adalah SekJen Ornamental Fish International: Dr. Alex Ploeg
PRESENTASI POSTER DAN PESERTA:
1. Abstract (format terlampir) untuk presentasi poster paling lambat diterima oleh panitia tanggal 30 September 2008
2. Bahan presentasi poster lengkap paling lambat diterima tanggal 15 Oktober 2008
3. Bahan presentasi poster adalah hasil penelitian atau tulisan yang belum pernah dipresentasikan dan dipublikasikan sebelumnya.
4. Ukuran dari presentasi poster tidak lebih dari A0
Abstrak untuk presentasi poster dikirimkan ke pada panitian penyelenggara melalui email: simposium@lini.or.id. Semua materi presentasi poster yang diterima akan disusun dalam prosiding simposium.
PENDAFTARAN
Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui telepon/email dan dengan mengisi formulir pendaftaran (terlampir). Pendaftaran dimulai tanggal 15 Agustus 2008 s.d. 25 Oktober 2008
Kontribusi Peserta adalah Rp. 200.000,- untuk umum dan Rp. 150,000 untuk pelajar dan mahasiswa, yang dapat dibayarkan ke Sekretariat simposim melalui rekening Bank Mandiri atas nama Yayasan Alam Indonesia dengan nomor rekening : 145-00-0606248-9
Catatan:
Para peserta akan mendapat fasilitas berupa Snack, Makan Siang, Bahan Seminar dan Sertifikat,
Semua kategori peserta di luar mahasiwa dan pelajar masuk dalam kategori umum
Konfirmasi peserta dilakukan melalui email dengan melampirkan bukti transfer dan formulir pendaftaran yang sudah diisi.
Konfirmasi kedua dilakukan pada saat registrasi pelaksanaan simposium dengan menunjukkan bukti transfer.
AGENDA SIMPOSIUM (TENTATIF)
Waktu Acara
08:00 – 09:00 Registrasi Peserta
09:00 – 09:30 Pembukaan
09:00 – 10:30 OPENING SPEECH (Keynote Speakers: Ir Saut Hutagalung dan Dr Alex Ploeg)
10:30 – 11:00 COFFE BREAK)
11:00 – 13:00 SESI PRESENTASI (3 pembicara)
13:00 – 14:00 LUNCH
14:00 – 15:00 SESI DISKUSI PARALEL (3 narasumber)
15:15 – 15:30 Closing Remark
15:30 – 17:00 COFFEE BREAK DAN PRESENTASI POSTER
Formulir Pendaftaran
Simposium Pertama Perikanan Hias Indonesia
Hotel Aston-Jakarta, 4 November 2008
Nama : ……………………………………………………………………………….
Institusi : ………………………………………………………………………………..
Alamat Surat : ………………………………………………………………………………..
: ………………………………………………………………………………..
: ………………………………………………………………………………..
Telp./Fax. : ………………………………………………………………………………..
Nomor HP : ………………………………………………………………………………..
Email : ………………………………………………………………………………..
Mendaftar Sebagai:
[ ] Peserta [ ]Poster
Biaya :
Umum [ ] Rp 200.000
Mahasiswa/Pelajar [ ] Rp 150.000
Tanggal Transfer : …………………………………………………
No. Rekening Bank Mandiri, Yayasan Alam Indonesia 145-00-0606248-9
Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:
Adel (+62 813 1757 2814)
Raharjo (+62 816 139 3034)
atau mengirim email ke: simposium@lini.or.id