Madrasah Ibtidaiyah Al Mujahirin: Sebuah swadaya untuk pendidikan dasar dari Sulawesi Barat

Posted by Kiko | February 19, 2008 | 

Salah satu keluaran dari program Pemutakhiran Data Kemiskinan Berbasis Masyarakat (PDKBM) adalah terpetakannya desa dan dusun di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, yang belum memiliki sekolah. Salah satu di antaranya adalah Dusun Tallang Bulawan, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang. Anak-anak di dusun ini tidak bersekolah lantaran tidak adanya gedung sekolah di dusun mereka dan tingginya biaya untuk bersekolah di kota atau desa terdekat. 

One of the outcomes from Community Based Poverty Data Updating (CBPDU) is list of villages in Polman District West Sulawesi that still has no school. One among them is Tallang Bulawan at Batetangnga Village, Binuang Sub-District. Children at this village has never been into school because there was no school at their village and it was too expensive to get to nearest town or village. 

 

Pada pertengahan 2006, LPASL dan Yayasan Al Muhajirin mengambil inisiatif untuk mendirikan sebuah madrasah ibtidaiyah atau setingkat sekolah dasar di Dusun itu. Sebelumnya, anak-anak dusun diajak berdialog untuk memastikan apakah mereka benar-benar mau bersekolah dan untuk menjelaskan kepada mereka bahwa sekolah yang dibangun adalah usaha swadaya seluruh warga dusun. Sekolah ini mulai beroperasi pada awal 2007 dan bernama Madrasah Ibtidaiyah Al Muhajirin. 

In the middle of 2006, LPASL and Al Muhajirin Foundation have taken an initiative to establish a Madrasah Ibtidaiyah (a Moslem elementary school) at the village. Before that, they asked the children of the village to assure whether they really wanted to go to school and to inform them that the school is self-funded by all villagers. The school has been operated since early 2007 and named Madrasah Ibtidaiyah Al Muhajirin.

Para sarjana muda dari Dusun Tallang Bulawan dan beberapa desa di sekitarnya direkrut untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah ini. Karena minimnya dana, mereka rela mengajar 91 murid di kelas 1 hingga 4 dengan sukarela. Dengan buku-buku pengantar (text book) yang jumlahnya sangat terbatas dan ruang kelas yang hanya bersekat bambu, mereka tetap berusaha agar semua murid dapat menerima pelajaran dengan baik. 

Sarjana muda from Tallang Bulawan village and surrounding villages were recruited to be teachers at the school. Due to lack of funding, they are able to voluntarily teach 91 students from Grade 1 to 4. With very limited number text books and very simple class room, they do their best so all students can follow the class properly.

Tahun 2007 silam, setiap murid mendapatkan bantuan dana sebesar Rp. 225.000 dari Program Retriepat dan Transisi Dinas Pendidikan Kabupaten Polman untuk membiayai penyediaan buku, pakaian seragam, sepatu, dan tas sekolah. Namun untuk menjamin keberlanjutan kegiatan belajar-mengajar, lebih banyak lagi bantuan dana diperlukan. Tambahan dana akan sangat bermanfaat untuk perluasan gedung sekolah, utamanya untuk ruang belajar kelas 5 dan 6 dan honor atau pengganti biaya transportasi bagi para gurunya. 

In 2007, every student received Rp. 225,000 from Retriepat and Transisi Program, Education Board of Polman District to provide books, uniforms, shoes, and bags. However to guarantee the sustainable of learning, the school requires more funding. Additional fund will be used to add more class rooms for Grade 5 and 6, and to provide salary for the teachers. 

Bagi anda yang ingin mendukung keberlanjutan pendidikan dasar di Dusun Tallang Bulawan, silahkan menghubungi

You can contribute you support to the school of Tallang Bulawan Village by contacting 
Kahar Ali Nur contact Person for L-PAS-L (Lembaga Penelitian Analisis Sosial dan Lingkungan)Pekkabata Kanang, Kelurahan Amassangan,Kecamatan Binuang, Kabuapten Polman,Provinsi Sulawesi Barat, Telp. 0428-22422

atau pak Jamaluddin (Kepala Sekolah / Principle) No HP 085656046239

Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.


Other Posts
PEACH Program Update
Call for Papers - “NTT at the Cross Roads - 40 Years of NTT Development”

Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

You must be logged in to post a comment. Click here to login.

Reader Comments

Be the first to leave a comment!